|
Assalaamu 'alaikum WW
Halaman ini didedikasikan kepada pengajaran Al Qur-an. Dalam kurun waktu yang sangat panjang pengajaran membaca Al Qur-an menghadapi krisis metodologi pengajaran yang tidak sesuai, yang menyebabkan ilmu membaca Al Qur-an menjadi sangat eksklusif
di kalangan pesantren.
Sedemikian sulitnya mengajarkan membaca Al Qur-an menyebabkan seorang yang ingin dapat membaca Al Qur-an dengan baik harus menyediakan resource waktu, tenaga, bahkan biaya yang luar biasa besar karena harus memasuki dunia pesantren.
Pencerahan yang ditawarkan Qiraati, disambut dengan antusiasme bisnis. Kemudahan yang ditawarkan Qiraati, di transformasikan dalam bentuk penyusunan metode-metode baru yang sangat berorientasi bisnis. Semangat nggampangke oleh pengajar maupun yang diajar menjadi senjata yang ampuh untuk meligitimasi bahwa semua orang boleh mengajarkan Al Qur-an, bahwa penyebaran ilmu Al Qur-an dengan jual-beli metode-metode tersebut secara bebas tidak boleh dihalang-halangi.
Jika Rasulullah SAW memerintahkan untuk mengambil Al Qur-an dari 4 orang sahabat (bahkan Khalifah Abu Bakar RA tidak termasuk di dalamnya), itu mengindikasikan bahwa tidak semua orang boleh mengajarkan Al Qur-an.
Semoga Allah memberikan petunjukNya kepada hamba-hambaNya yang serius mengajarkan dan mempelajari Al Qur-an.
Fa ammaz-zabadu fayadz-habu jufaaa'aa, wa ammaa maa yanfa'un-naasa fayamkutsu fil ardl..
Maka yang seperti buih di laut akan hilang sirna, dan adapun yang bermanfaat bagi manusia akan tetap kokoh di bumi.
Wassalaamu 'alaikum WW |
Comments
buat pengajar2 (ustadz & ustadzah)di lembaga Qiraati:
anda-anda semua PASTI di Muliakan Oleh Keluarga Besar Kerajaan Langit...
RSS feed for comments to this post